Butiran penghias jiwa

Bayangan demi bayangan yang kau perlihat dalam otak ku membuat diriku menjadi sangat terbawah dan tersisihkan dalam kehidupan mu. Akan kah aku menemukan dirimu dikehidupan ku selanjutnya? Atau kau akan tetap menghilang sejauh mata ku memandang? Ataukah kau akan tetap ada namun tak bisa ku sentuh. Semua pilihan yang sulit untuk ku dan yang paling menyakitkan adalah aku terjebak didalamnya. Damn! Aku mulai gila saat memikirkannya. Aku mulai menutup pintu kamar ku dan membariskan butiran penghias jiwa. Ruang kamar ini terasa bergetar lalu alam yang hilang kini telah datang. Aku bahagia terimakasih Tuhan.

Comments

Popular Posts