07.45
Kemarin malam aku bermimpi tentang dirimu, dimana dirimu menghampiri ku sambil menangis dan duduk disebelahku. Kau menangis keras sambil mengusap air matamu yang terlalu deras. Saat ku mengulurkan tangan dan memberi bahuku, kau bercerita setengah jam yang lalu kau melihat dirinya bergandengan mesra dengan wanita lain. Lalu kau menghampirinya dan meminta kejelasan yang telah terjadi. Dan terjadi pertengkaran hebat antara kau dengan dirinya. Dan saat itu juga kau memutuskan tali cinta yang telah kau buat dengannya. Kau pergi dengan luka kecewa yang teramat dalam. Setelah mendengar cerita darimu, aku mencoba menghibur mu dengan kata bijak dan mengusap rambut hitam mu. Tiba-tiba kau berkata "aku ingin pergi melupakan luka yang telah terjadi". Aku berfikir dan mencari-cari tempat indah yang bisa membuat dirimu melupakan hal kecewa. Lalu aku menarik tangan mu untuk beranjak dari tempat ini. Saat diperjalanan kau bertanya " kenapa Tuhan begitu baik bisa mengenalkan aku dengan mu". Aku hanya bisa tersenyum sambil menggodanya. Akhirnya kita sampai di ladang ilalang yang indah dengan bukit disampingnya. Kau berlarian kesana kemari sambil menarik ku seperti anak kecil yang mendapatkan mainan baru. Kau pun tersenyum dan tertawa mengatakan kau bahagia dengan ini. Didalam hatiku aku berkata " oh Tuhan jangan biarkan senyuman nya berlangsung singkat" . Disaat kau mulai lelah berlarian kau mengajak ku duduk disebuah pohon yang rindang. Disaat kita duduk aku memandang wajah mu aku berkata dalam hatiku. "Seadainya saja kau tau aku sudah menyipan rasa untuk mu bertahun-tahun lamanya". Tanpa aku sadari tiba-tiba dia melihat ke arah ku dengan senyum manisnya. Kita bertatapan muka cukup lama tanpa mengucapkan sepatah kata. Kau mulai mendekati wajah ku semakin dekat cukup dekat hanya sepuluh centi meter. Dan damt! Aku terbangun dari mimpiku karena alarm yang sudah menunjukan jam 07.45 pagi. Rasanya sepertinya nyata aku bisa dekat dengan nya dan terimakasih untukmu Tuhan telah memdekatkan aku dengan nya walau hanya dalam mimpi semoga dilain waktu kau bisa mendekatkan aku dengan nya bukan hanya di mimpi saja. AMIN
Comments
Post a Comment